Kapolresta Kendari Turun Langsung Memantau Arus Lalu Lintas Jelang Buka Puasa di Bulan Ramadan

 


Dalam rangka memastikan kelancaran arus lalu lintas serta mengantisipasi potensi kemacetan menjelang waktu berbuka puasa, Kapolresta Kendari turun langsung memantau situasi lalu lintas di sejumlah titik rawan kemacetan pada Minggu sore, 9 Maret 2025.


Kapolresta Kendari, melakukan pengecekan di beberapa lokasi strategis, terutama di sekitar kawasan pasar, pusat perbelanjaan, dan persimpangan jalan utama. Pemantauan ini dilakukan untuk memastikan bahwa pengaturan lalu lintas berjalan dengan lancar dan agar masyarakat dapat sampai ke tempat berbuka dengan aman.


“Memasuki bulan Ramadan, volume kendaraan cenderung meningkat terutama menjelang waktu berbuka puasa. Kami ingin memastikan tidak ada kemacetan yang mengganggu kenyamanan warga dalam menjalankan ibadah puasa,” ujar Kombes Pol. Eko


Selain pemantauan arus lalu lintas, Kapolrestpva juga memberikan imbauan kepada masyarakat untuk tetap mematuhi aturan lalu lintas dan menjaga keselamatan di jalan. Dalam kesempatan tersebut, pihaknya juga mengingatkan agar pengendara tidak terburu-buru dan tetap waspada saat menjelang waktu berbuka.


"Sebagai langkah antisipasi, kami juga menambah jumlah personel di titik-titik rawan kemacetan serta melakukan pengaturan lalu lintas dengan lebih intensif. Kami juga mengimbau agar pengendara lebih sabar dan tidak terburu-buru agar tidak terjadi kecelakaan," tambah Kapolresta.


Kegiatan pemantauan ini akan terus dilakukan selama bulan Ramadan untuk memastikan kelancaran arus lalu lintas dan keselamatan warga yang menjalankan ibadah puasa. Diharapkan, dengan adanya pengawasan langsung ini, situasi lalu lintas di kota Kendari dapat tetap terkendali, terutama menjelang buka puasa.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Lagi-Lagi Residivis, Tim Buser77 Polresta Kendari Ringkus Spesialis Pencuri Motor

Personel Pos Yan The Park Kendari Laksanakan Patroli Dalam Rangka Ops Ketupat Anoa 2026

Polsek Kemaraya Berhasil Amankan Pelaku Penyerangan dengan Parang dalam Operasi Pekat Anoa 2025