Tindak Premanisme Berkedok Ormas, Ketua FKUB Dukung Langkah Tegas Polresta Kendari

 



Kendari, 30 April 2025 — Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Kendari, Dr. H. Samsuri, menyatakan dukungannya terhadap langkah tegas yang diambil oleh Polresta Kendari dalam menindak aksi premanisme yang mengatasnamakan organisasi masyarakat (ormas).


Menurut Dr. Samsuri, tindakan tersebut merupakan upaya penting dalam menjaga ketertiban umum dan keharmonisan antarumat beragama di Kota Kendari.


Ia menegaskan bahwa ormas semestinya menjadi wadah konstruktif yang berkontribusi positif terhadap masyarakat, bukan justru menjadi alat intimidasi atau kepentingan pribadi tertentu.

“Kami di FKUB sangat mendukung penegakan hukum terhadap siapa pun yang melakukan aksi premanisme, apalagi jika berlindung di balik nama ormas. Ini penting untuk menjaga stabilitas sosial dan rasa aman masyarakat,” ujar Dr. Samsuri saat ditemui di sela-sela kegiatan FKUB, Rabu (30/4).


Ia juga mengapresiasi Polresta Kendari yang sigap menanggapi laporan warga dan tidak mentolerir bentuk kekerasan atau pemaksaan kehendak di lapangan, terlebih yang bisa mengganggu kerukunan dan kehidupan beragama.


Dr. Samsuri mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan tidak mudah terprovokasi oleh oknum-oknum yang mengklaim mewakili kelompok tertentu namun melakukan tindakan yang bertentangan dengan hukum.

“Mari kita rawat Kendari sebagai kota damai, kota yang harmonis, dan jangan biarkan oknum-oknum tertentu merusaknya,” tegasnya.


Polresta Kendari sendiri sebelumnya telah mengumumkan bahwa pihaknya akan mengambil tindakan hukum terhadap pihak-pihak yang melakukan pungutan liar, intimidasi, atau tindakan melanggar hukum lain dengan mengatasnamakan ormas.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Lagi-Lagi Residivis, Tim Buser77 Polresta Kendari Ringkus Spesialis Pencuri Motor

Personel Pos Yan The Park Kendari Laksanakan Patroli Dalam Rangka Ops Ketupat Anoa 2026

Polsek Kemaraya Berhasil Amankan Pelaku Penyerangan dengan Parang dalam Operasi Pekat Anoa 2025