Dekatkan Diri dengan Masyarakat, Polresta Kendari Serap Aspirasi Warga Lalolara Lewat "Jumat Curhat"
KENDARI – Kepolisian Resor Kota (Polresta) Kendari kembali menggelar agenda rutin Jumat Curhat guna mendengarkan langsung keluhan, saran, dan aspirasi masyarakat. Kali ini, kegiatan bertempat di Kantor Lurah Lalolara Kec. Kambu Kota Kendari, pada Jumat (23/01/2026).
Acara yang berlangsung dalam suasana hangat dan dialogis ini dihadiri oleh jajaran pejabat utama Polresta Kendari, Lurah Lalolara, Para Ketua RT/RW Lalolara, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, serta puluhan warga setempat yang antusias menyampaikan kondisi keamanan di lingkungan mereka.
Dalam sesi tanya jawab, warga Lalolara menyampaikan beberapa poin krusial terkait situasi Kamtibmas (Keamanan dan Ketertiban Masyarakat), di antaranya:
Peredaran Narkotika: Warga mengeluhkan terkait maraknya peredaran narkotika yang terjadi di wilayah Kelurahan Lalolara
Keamanan Lingkungan: Permintaan peningkatan patroli malam menjelang pagi hari di area pemukiman padat penduduk serta kos-kosan guna meminimalisir tindak pencurian kendaraan bermotor (Curanmor)
Peredaran Miras: Kekhawatiran warga terhadap sekelompok pemuda yang sering berkumpul mengonsumsi minuman keras jenis arak hingga larut malam.
Menanggapi hal tersebut, Polresta Kendari yang dipimpin oleh Kasat Binmas, AKP Kartini Suryaningsih J. S.M.,M.M menegaskan bahwa seluruh masukan warga akan segera ditindaklanjuti dan menjadi evaluasi bagi intansi Kepolisian
"Jumat Curhat ini bukan sekadar formalitas. Semua poin yang disampaikan warga Lalolara hari ini menjadi bahan evaluasi kami untuk memetakan personil patroli secara lebih efektif serta respon cepat dalam menindaklanjuti setiap laporan aduan masyarakat" ujar Kasat Binmas Polresta Kendari.
Pihak kepolisian juga mengimbau warga untuk tidak ragu melapor melalui layanan Call Center Polri 110 jika melihat adanya potensi gangguan keamanan, Sehingga penanganan secara cepat dan tindakan preventif dapat segera dilakukan
Melalui program ini, diharapkan hubungan antara Polri dan masyarakat semakin solid. Warga Kelurahan Lalolara mengapresiasi langkah jemput bola ini karena merasa lebih mudah berkomunikasi dengan aparat penegak hukum tanpa adanya sekat birokrasi yang kaku.


Komentar
Posting Komentar